Ini Satou. Dalam manga dan drama di masa lalu, Ada
adegan dari para
bibi yang suka menjadi mak comblang yang mengatur pertemuan pernikahan.
Perusahaan yang merencanakan
untuk pesta pembinaan pernikahan muncul di tempat seperti orang terakhir.
◇
Aku menuju ke arah Kuil Naga di ujung jalan sambil
melihat kios-kios di sepanjang jalan menuju kuil dengan Liza.
"Liza lihat
itu."
"Apakah ini ukiran kayu yang meniru naga?"
『Anda memiliki mata yang bagus pelanggan, nyamo.』
——nyamo? Kata penutup jenis apaan itu?
Aku mengecek
pemilik
toko lizardfolk karena aku memiliki
firasat buruk tentang itu, tapi sepertinya pemilik toko
hanyalah
orang biasa.
Menurut log ini adalah [Red Scale Kin Language],
jadi aku
mungkin mendengarnya dalam dialek aneh karena efek dari skill [Green Scale Kin
Language] yang sudah aku
miliki.
Tidak perlu memasukkan poin ke skill, aku menggunakan magic [Translate] dan
memperbaiki dialek aneh.
"Ini adalah hiasan untuk rambut dan sisik, Anda menaruhnya seperti ini, lihat."
"Hiasan
dan saya
tidak ...."
Si pemilik
toko menunjukkan bagaimana hal itu dilakukan, jadi aku mencoba meletakkan satu pada Liza.
Oh, ini
tak terduga cocok untuknya.
"Yup, ini terlihat bagus untukmu."
"Ji-jika
Master mengatakan
demikian."
Ekor Liza berayun-ayun menikmati kegembiraan di benaknya.
Aku
memberikan satu koin
tembaga pada
pemilik
toko sebagai pembayaran.
"Oh, ini cukup jarang untuk melihat koin tembaga Shiga Kingdom."
"Apakah
saya tidak bisa memakainya?"
"Tidak, Anda sangat disambut karena kerajaan
itu tidak pelit dengan tembaga. Reputasinya juga bagus di antara para pedagang
di luar."
Sambil mengatakan demikian, pemilik toko
menunjukkan satu koin
tembaga berkarat.
Sepertinya koin tembaga negara ini memiliki banyak kotoran.
Karena itu, Liza dan aku melakukan tur ke jalan menuju
kuil.
Ada beberapa kios yang menjual seluruh daging panggang capybara seperti makhluk
di area peristirahatan ruang terbuka di tengah jalan.
Mereka tidak menjual seluruh daging panggang, tetapi
dagingnya di iris-iris
dan kemudian dimasukkan ke dalam crepe hitam yang dibungkus.
"Liza, mau coba satu?"
"Maafkan saya, Master. Saya ingin menahan diri dari
makan daging hari ini."
Oh?
Sangat jarang bagi Liza untuk tidak makan daging.
"Jika kamu tidak enak badan, haruskah kita
kembali?"
"Bukan,
ini bukan tentang itu ..."
Liza yang terlihat mengelak sepertinya dia menahan
rasa sakit.
Apakah dia bermasalah dengan sesuatu?
"Ketika Pochi dan Tama tidak bisa makan daging
selama hukuman mereka, bagi saya untuk memakannya secara diam-diam adalah ...."
Aku mengerti, dia menahan diri untuk keduanya, ya.
Tapi ketika aku bertanya tentang bagaimana dia
makan daging dengan normal di meja makan, dia mengatakan bahwa itu adalah untuk
membuat keduanya menyadari bahwa itu adalah hukuman, jika Liza tidak makan
daging maka,
gadis-gadis lainnya
akan mengikuti juga dan itu akan hanya terlihat seperti suatu keharusan.
Ini benar-benar seperti Liza, tapi aku tidak menyangka dia berpikir terlalu
jauh.
"Kalau begitu, ayo makan sesuatu selain
daging."
Aku
mengatakan begitu
dan membeli sukombu yang dijual di sebuah kios di dekatnya, kemudian aku berbagi setengah-nya pada
Liza.
Ini cukup kenyal sehingga akan sesuai dengan selera Liza.
◇
"Jadi ini adalah Kuil Naga."
"Ini lebih kecil dari perkiraanku."
Di ruang terbuka di depan Kuil Naga, aku melihat
ke arah kuil yang terlihat seperti terbuat dari beton putih.
Plester ini mungkin dibuat dengan earth magic
sehingga terlihat seperti beton. Ini adalah metode konstruksi yang aku lihat beberapa di ibukota kerajaan dan ibukota
Duchy.
Atap dari
bangunan
berbentuk persegi panjang seperti kubah, sehingga entah bagaimana terlihat
seperti observatorium astronomi.
『—— Dragon! N-nama-ku Bar-Baut dari beastkin! Aku menantang-mu untuk pertarungan yang adil! 』
Pengantar yang dibawa oleh angin terdengar
sebentar-sebentar.
Dilihat dari belakang, pemilik suara berdiri di
arena berbentuk bundar sebesar lapangan trek.
Dikelilingi oleh tiga tebing, tampaknya puncak dari tebing adalah tempat tidur siang dari para lesser dragon.
Aku tidak bisa melihatnya karena kerumunan, tetapi menurut
peta, tampaknya ada deep valley
di antara belakang dari Kuil
Naga dan arena bundar yang dihubungkan oleh jembatan gantung.
Tampaknya tempat di luar valley adalah tempat
terlarang, tidak ada seorang pun di sana selain pria beastkin tersebut.
"Bocah
beast
itu sudah di hari ketiganya,
ya?"
"Dia tidak bisa berbuat apa-apa melawan dragon-sama,
kasihan dianya."
"Dia tidak berdaya dan hanya mencari
kematian."
Gosip di sekitar kami menyampaikan situasinya.
Ada beberapa kata berbahaya, tetapi tidak perlu
memikirkannya.
Ejekan
dari para penonton tersampaikan
pada pria
itu seperti sapaan,
jadi aku mendesak Liza untuk memasuki Kuil Naga.
Ketika kami memasuki kuil, kami tiba di suatu tempat
tepat di bawah kubah, langit-langitnya tinggi.
Langit-langit yang miring di bagian dalam dibuka, kami dapat melihat bagian dari tempat tidur siang lesser dragon di
tebing dari sini.
Beberapa dari pemuja berdoa sambil melihat lesser dragon.
——Daripada itu.
Mural di dalam kubah sangat indah.
Lukisan religius digambarkan di sana, mirip dengan
yang ada di Kuil Parion Kota Seryuu.
"Bangsawan
pria dari negara
asing, apakah Anda ingin membuat sedekah."
Seorang gadis Orange Scalekin yang mengenakan
pakaian miko high-exposure memanggil.
Sedekah —— meskipun dia meminta
sumbangan untuk kuil, dia menahan dirinya sendiri dengan dingin tanpa berusaha menyanjung-ku.
Atmosfirnya entah bagaimana mirip dengan Liza.
Selagi aku berpikir demikian, si gadis terus menatap
dengan tenang seperti boneka.
Liza memanggilku dengan suara pelan, “Master”, aku merasa malu dengan tindakan sikapku.
"Saya
minta maaf. Saya
sedang
tenggelam dalam pikiran."
Aku
meminta
maaf pada gadis miko dan mengambil tas kecil dengan10 koin emas Saga Empire
dari saku-ku,
kemudian aku
menaruh
di atas nampan untuk sedekah yang dibawa si gadis miko.
Aku
mungkin datang ke sini sebagai Satou nanti, jadi aku menggunakan koin emas Saga Empire
untuk mengurangi kemungkinan dari
terekpos.
"....Banyak sekali."
Si gadis
miko menunjukkan reaksi terkejut pertama kalinya ketika dia mengintip koin emas
berkilauan di tas kecil.
Seorang miko dengan pakaian low-exposure yang memperhatikannya dengan cepat mendekati kami.
"Oh
wah,
Anda
sungguh seorang yang tulus!
Sebagai seorang miko
senior, saya
akan membimbing Anda
mulai sekarang."
Seorang Red Scalekin miko senior tersenyum dengan
seluruh wajahnya.
Dia memakai
make-up ringan tapi parfum manisnya
menggelitik hidungku.
" —— Salah satu yang menunjukkan
wajahnya saat ini
adalah『Shippu』-sama.
Dia masih muda jadi dia suka bermain game tag dengan para Wyvern Rider kerajaan."
Miko senior yang menarik lenganku menjelaskan
tentang lesser dragon yang bisa dilihat dari skylight.
Sepertinya Kuil Naga ini bukanlah kuil yang memuja Dragon
God.
Objek dari
kepercayaan tampaknya seluruh dragon-kin itu sendiri.
"Ah! Apakah Anda melihat ekor hitam yang mengintip barusan? Ia yang tertua『Bouryu』-sama!
Dia jarang tidur siang di
tanah!"
Itu bagus
dia bersemangat namun
payudaranya yang cukup melimpah
melekat di lenganku.
Rasanya menyenangkan jadi aku tidak keberatan, namun miko junior yang menyentuh payudaranya sendiri
dengan sedih, jadi tolong berhenti di situ.
Bertentangan dengan miko senior yang riang, aku bisa
mendengar suara gemeresik dan suara armor dari arah pintu masuk Kuil Naga.
"Oy, itu —— bukankah itu
seseorang dari Five Scale House?"
"Yeah, dia mungkin akan melakukan『Dragon
Challenging Ceremony』."
Terusik
dengan kata-kata para pemuja
yang di dengar
oleh skill Attention Ears, aku
berbalik.
Ada seorang macho.
Seorang
pejuang lizardkin
besar dengan armor mewah.
Dia terlihat seperti pria tampan meskipun dia
memiliki wajah lizard.
Bahkan, gadis-gadis lizardkin di Kuil Naga dengan
penuh semangat melihat pejuang
macho.
"Dia tampaknya cukup mampu. Dia tidak cocok
melawan Pochi dan Tama, tapi dia mungkin lebih kuat dari Karina-sama."
Liza bergumam begitu ketika dia melihat pejuang
macho.
Tidak ada komentar khusus tentang sosoknya.
Spear di tangannya terbuat dari tanduk lesser dragon,
kinerja yang luar biasa sama dengan magic spear Liza, Douma Mk2.
Dia level 45, di antara lima terbaik di negara ini.
"——Ho?"
Pejuang macho memperhatikan kami dan menatap Liza
dengan mata tajam.
Garis pandang menyala yang terasa seperti akan
menyebarkan percikan api saat
saling pandang.
Kurasa
seorang pejuang memahami pejuang lainnya——.
"Gadis, jadilah istriku."
——atau tidak.
Dengan kata-kata pejuang macho, keterkejutan
menembus orang-orang yang berada
di Kuil Naga.
"Saya menolak."
Liza langsung menolak, gemeresik dan teriakan dengan
arti yang berbeda dari yang sebelumnya mengisi Kuil Naga.
Gejolak dari para wanita lizardkin sangat buruk.
Pejuang macho yang terkejut tersenyum lebar.
"——Fuhahahahaha. Menarik, aku tidak pernah
mengira ada seorang wanita yang akan mencampakkan aku."
"Saya
tidak berniat
untuk membentuk pasangan dengan seseorang yang lebih lemah dari saya. Datanglah kembali setelah kamu
setidaknya mampu mengalahkan greater demon."
Liza dengan dingin menangani pejuang macho yang
tertawa senang.
Liza .... Menurutku tidak ada pria yang bisa memenuhi persyaratan
yang tidak masuk akal seperti itu,
kamu tahu?
"Mengalahkan greater demon, ya —— kamu
benar-benar gadis yang menarik."
Pejuang macho menyeringai dengan tenang.
Sepertinya
dia mengabaikan kalimat
Liza
“lebih
lemah dari dirinya”.
"Aku tidak akan bertarung dengan greater demon
yang lokasinya tidak aku ketahui, tapi aku akan menunjukkan padamu
pertarunganku
dengan naga nanti. Saksikan
pertarungan
itu
dan jatuh cinta padaku! Aku akan membuatmu memintaku menjadi istriku dengan sendirinya. "
Pejuang macho yang membual penuh percaya diri pergi menuju kedalaman Kuil Naga bersama dengan
dragonewt head-miko yang datang untuknya dari kedalaman kuil.
◇
" —— Mural ini
menggambarkan eksploitasi dari
Raja
pendiri Riui-sama."
Karena
miko senior lainnya pergi dengan pejuang macho, kami mendengarkan penjelasan
tentang mural oleh Orange Scalekin miko junior.
"Keenam orang ini adalah Raja Riui dan para pendiri dari Five Scale House."
Menurut penjelasan miko junior, senjata yang
dimiliki para pendiri adalah Dragon Fang Spear, Dragon Horn Spear, Dragon Thorn
Halberd, Twin Dragon Claw Sword, dan Dragon Claw Great Sword.
Spear
yang dimiliki
pejuang
macho sebelumnya adalah Dragon Horn Spear, dan Raja saat ini memiliki Dragon Fang
Spear.
"Ini menggambarkan pertempuran melawan pasukan militer mad king
Galtafut. Yang ditarik mundur dengan Raja Riui ialah pahlawan Saga Empire. Benda kecil
yang digambar
di sini adalah light ship dari
Elf Boruenan,
jadi ini
diturunkan."
Ada seorang pahlawan yang memakai blue armor yang
sama yang dipakai Pahlawan
Hayato.
Holy sword bersinar cahaya biru tampak seperti
sesuatu yang muncul dalam mitos Jepang.
Ketika kami melihat ke dinding dan mendengarkan,
kami sampai pada sebuah gambar
misterius.
"Gambar
apa ini?"
"Itulah Raja Riui berubah menjadi naga menggunakan secret
art dari『Wich
of Origin』."
—— Seseorang berubah menjadi naga?
"Seseorang tidak bisa menjadi naga."
Liza dengan tegas menepis miko junior.
"Itulah kebenarannya. Tidak
hanya ditulis
dengan jelas di scripture
dari kuil,
tetapi juga dalam dokumen resmi kerajaan."
Miko junior sedikit mundur meskipun dia takut dengan
kata-kata Liza.
Tepatnya,
Ras
yang dapat mengubah tubuh mereka seperti vampir yang dapat menciptakan pengikut
dengan mengubah satu bagian dari tubuh mereka menjadi kelelawar atau serigala,
atau lycanthropes dan manusia serigala yang dapat berubah dari manusia menjadi
serigala,
ada di dunia ini.
Selain itu, ada juga sihir yang dapat menciptakan
makhluk giant seperti roh buatan spirit magic atau golem earth magic.
Manusia berubah menjadi naga adalah sesuatu yang
penuh dengan fantasy, itu benar-benar indah jadi aku ingin itu ada.
Namun —— sayangnya, itu tidak mungkin.
Karena, bahkan Heavenly Dragon yang unggul dalam
kekuatan sihir dan yang kedua setelah Dragon God di antara para naga menggunakan homonculus yang
dikendalikan dari jauh daripada [Berubah
menjadi Manusia].
Jika ada sebuah sihir yang dapat [mengubah seseorang menjadi naga], Heavenly
Dragon yang sudah hidup untuk waktu yang lama akan mengembangkan sebuah sihir untuk [mengubah
naga menjadi manusia].
Magic
[Dragon Change] mungkin adalah salah satu dongeng yang Raja generasi pertama dan Kuil Naga buat
dengan otoritas mereka.
Meskipun aku menyimpulkan demikian, tidak ada yang akan senang
jika kepercayaan
mereka dihancurkan
oleh pendapat seseorang, jadi aku
tidak
bermaksud mengatakannya dengan keras.
"Mohon
permisi
sebentar."
Pertama, aku harus
meminta maaf kepada miko junior yang marah yang kepercayaannya
disangkal.
"Liza kamu tidak boleh menyangkal mitos negara ini."
"Ya, master...."
Liza yang memperhatikan slip verbalnya memulihkan
ketenangannya.
"Miko-dono, saya menarik kembali komentar ceroboh saya sebelumnya."
"A-asalkan Anda mengerti."
Liza meminta maaf, miko junior menjawab dengan tegar
sambil gemetar dan terlihat seperti dia akan menangis.
Kepercayaannya
sepertinya
cukup sulit.
◇
Orang yang menyelamatkan kami dari suasana canggung adalah pejuang
macho yang keluar dari kedalaman kuil.
Sisiknya entah bagaimana terlihat lembab dan
berkilauan.
Bahkan teriakan yang lebih intens datang dari para wanita lizardkin menuju pejuang
macho yang ketampanannya meningkat.
Aku ingin tahu apakah ada sumber air panas di dalam kuil?
Begitulah yang
aku
pikir, tetapi aku
melihat
bahwa glitter adalah efek dari mantra water magic reinforcement dan defensive dari
melihat pembacaan AR.
Tampaknya miko di sini menggunakan water magic bukannya holy
magic.
"Hmph, kamu menungguku, ya."
Pejuang macho melihat Liza dan berkata dengan puas.
Darimana kepercayaan dirinya itu berasal.
"Ikutlah denganku, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku
dari kursi khusus——"
Setelah mengatakan itu, pejuang macho dengan penuh
kemenangan keluar dari kuil tanpa menunggu jawaban Liza.
Karena itu, dia tidak melihat Liza menggelengkan
kepalanya.
Sepertinya ini pertarungan yang penting, ini bagus jadi kami tidak perlu mencari tempat duduk.
"Liza, karena kita sudah diundang, kenapa kita
tidak menonton?"
"Ya, mengesampingkan omong kosong barusan, saya tertarik dengan pertarungan antara
seorang pria dan naga."
Liza setuju dengan mata seorang pejuang.
Sepertinya,
ini
masih terlalu dini bagi Liza untuk mencoba jatuh cinta.